dan mentari pun tersenyum padaku ^_^
Rabu, 01 Januari 2014
0
komentar
Bismillahirrohmanirrohim J
Dear Sahabat,
Dunia itu indah, namun akan jauh lebih indah ketika kita
bisa menjadikan dunia ini sebagai ladang amal untuk berbuat kebaikan, menjadi
khalifah untuk diri sendiri maupun orang lain. Ingin berbagi kisah seperti
biasanya J.
Sore ini, ada DM masuk di akun twitter-ku, dari seseorang yang bernama Nayla,
siswi SMA kelas XII di salah satu SMA ternama di kota ini. Masih ingat jelas
text DM-nya “assalammu’alaikum mbak Almaida, apa kabar?” awalnya, aku memang
tidak mengenal siapa Nayla dan ternyata memang aku benar-benar tidak
mengenalnya J.
Lambat laun, aku saling balas DM, ternyata Nayla adalah salah satu anggota
Rohis di SMA itu, dia bercerita banyak hal, mulai dari bagaimana teman-teman
SMA-nya, Rohis SMA-nya, sampai ia meminta aku untuk dapat hadir suatu hari
nanti ke SMA-nya, untuk saling berbagi ilmu. Tapi hati ini seketika merasa
hina, mengapa? Ya, aku tidaklah seperti yang mereka tau, ilmuku masih amatlah
sedikit, aku belum bisa istiqomah, aku belum bisa menjadi akhwat seperti
mereka, aku sedih L.
Ya Allah, aku merasa malu dengan diriku sekarang. Ketika orang lain bertahan
dengan segala cobaan, mengapa aku begitu mudahnya rapuh? Mengapa orang-orang
yang selama ini menjadi penguat untuk diriku, Engkau jauhkan? L.
Ya Allah, terkadang aku merasa hidup ini tidak adil, astagfirullah…. Ampuni
akuYa Allah, aku tak berniat mengkufuri nikmat Mu, aku juga tak berniat untuk
menyalahkkan takdir Mu.
Ya Allah, mungkinkah ini salah satu cara Engkau untuk
mengembalikan sesuatu yang telah hilang dari hamba ini? Sesuatu yang sangat aku
rindukan. Sebuah dekapan ukhwah yang begitu ku ridukan. Sahabat, masih ingatkah
dengan Ronald? Ia sahabat yang aku sayangi. Terkadang sungguh iri dengan dia
yang sekarang, begitu tawadu’, shalih. Meskipun aku tak mengetahuinya secara
langsung. Ya Allah, jagalah ia dimanapun ia berada, semoga Engkau selalu
mmbimbing hatinya untuk selalu melakukan kebaikan. Begitu juga dengan sahabatku
Safitri, istiqomah kawan, kita bersama J.
Bismillahirrohmanirrohim, aku akan memulainya kembali.
Menutup lembaran-lambaran kelam yang selama ini aku biarkan sampai-sampai aku
tak sadar ketika semua itu telah menutup mata hatiku. Membuatku lebih sering
risau dengan hal-hal yang abstrak, dan aku yakin ketika rasa ini datang, aku
merindukan Allah, merindukan kasih sayang Allah, kedekatan denganNya.
Nayla, terimakasih sayang J. Di dunia ini tak ada
yang kebetulan, aku yakin itu. Bahkan untuk gugurnya satu lembar daun pun,
Allah telah mengaturnya dengan sedemikian rupa, kuasa Allah melebihi apa yang
bisa kita fikirkan termasuk pertemuanku dengan Nayla J. Ya Allah, terimakasih
atas semua karunia Engkau.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: dan mentari pun tersenyum padaku ^_^
Ditulis oleh Almaida A. Ade Ninggar
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://almaidaisanita.blogspot.com/2014/01/dan-mentari-pun-tersenyum-padaku.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Almaida A. Ade Ninggar
Rating Blog 5 dari 5


0 komentar:
Posting Komentar